Mendag: Kerja sama Indonesia-Arab Saudi saling memberi manfaat

Avatar admin

Mendag: Kerja mirip Indonesia-Arab Saudi saling memberi manfaat
Posted on :

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa kinerja perdagangan antara Indonesia lalu juga Arab Saudi terus meningkat lantaran keduanya saling memberikan manfaat.

Hal ini disampaikan Zulhas dalam acara Saudi-Indonesian Roundtable Meeting Kamar Dagang juga Industri (Kadin) Indonesia kemudian juga Federation of Saudi Chambers (FSC) yang tersebut diselenggarakan dalam dalam Riyadh, Arab Saudi, Kamis. Menurutnya, Arab Saudi selalu menjadi mitra dagang yang digunakan mana sangat penting bagi Indonesia.

"Hingga saat ini, kinerja perdagangan antara Indonesia kemudian Arab Saudi selalu menunjukkan hasil positif. Pada 2022, total perdagangan bilateral kedua negara mencapai 7,51 miliar dolar AS atau meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Zulhas, sapaan karib Zulkifli Hasan melalui keterangan tercatat di area tempat Jakarta, Kamis.

Menurut Zulhas, selama lima tahun terakhir (2018-2022), nilai perdagangan kedua negara terus tumbuh pada tingkat tahunan sebesar lima persen. Berkaca pada hal tersebut, Zulhas meyakini bahwa masih banyak ruang bagi kedua negara untuk terus memanfaatkan prospek yang dimaksud ada.

Mendag menyampaikan, Indonesia saat ini bertujuan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yang mana mana mencakup pengerjaan infrastruktur komprehensif di area tempat seluruh Indonesia.

Demikian pula dengan Arab Saudi yang tersebut digunakan sedang dalam proses mencapai visi Saudi 2030, yang mana dimaksud bertujuan untuk membangun perekonomian yang mana dimaksud dinamis lalu beragam serta berkolaborasi dengan pengusaha Indonesia dalam menciptakan bidang usaha baru.

Menurutnya, pertemuan ini juga untuk meningkatkan konstruksi sektor ekonomi bagi kedua negara terutama dalam sektor infrastruktur, energi, haji juga umrah, perbankan, kesehatan, serta pertanian lalu migas.

Dalam kurun lima tahun, penyertaan modal Arab Saudi pada Indonesia baru mencapai 22 jt dolar AS untuk 264 proyek. Perekonomian kedua negara masih miliki kesempatan untuk saling berkolaborasi.

Salah satu bentuk kerja identik peningkatan penyetoran modal dalam forum ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di tempat dalam sektor infrastruktur lalu energi. MoU yang ditanda tangani oleh Kadin Indonesia – Federation of Saudi Chambers (FSC) lalu ACWA Power – PT Pertamina International EP.

"Saya berharap, forum ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara sebagai anggota G-20 serta kekuatan kegiatan kegiatan ekonomi dalam negara-negara Timur Tengah kemudian Asia Tenggara. Selain itu, juga menjadi ruang diskusi yang mana dimaksud produktif dalam mempercepat pertumbuhan dunia usaha dalam kedua negara," tutur Zulhas.

Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada periode Januari-Agustus 2023 tercatat sebesar 3,80 miliar dolar AS. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar 1,39 miliar dolar AS. Sedangkan, impor Indonesia dari Arab Saudi sebesar 2,41 miliar dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *