Inilah Pengertian Gigi Kelinci dan Penyebabnya

Avatar admin

Inilah Pengertian Gigi Kelinci dan Penyebabnya
Posted on :

Gigi kelinci merupakan sebutan untuk dua gigi depan di rahang atas yang ukuran dan bentuknya lebih panjang dibandingkan gigi lain di sekitarnya. Jika diperhatikan, dua gigi ini tampak seperti gigi kelinci.

Sebenarnya setiap orang mempunyai bentuk dan ukuran gigi berbeda-beda. Ada yang giginya besar-besar, ada yang kecil-kecil, sedangkan lainnya ada yang besar-kecil. Tetapi dalam dunia medis, orang dengan ukuran gigi lebih besar dibandingkan ukuran rata-rata kebanyakan orang disebut dengan makrodontia.

Apa Penyebab Gigi Kelinci?

Pengaruh Genetika

Saat seseorang lahir dalam keadaan rahang yang tidak rata, baik rahang atas atau bawah lebih kecil. Gigi kelinci juga tidak bisa dihindari. Selain itu, yang dimaksud dengan genetika adalah saat salah satu anggota keluarga mengalami gigi kelinci, sehingga anak keturunan atau saudara sedarah lainnya juga berpotensi mengalami hal yang sama.

Kebiasaan Mengisap Jempol

Mengisap jempol adalah salah satu kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan gigi kelinci. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak. Saat gigi dan rahang masih dalam tahap perkembangan, tekanan dari ibu jari bisa mengganggu pertumbuhan alami gigi.

Lalu, saat kebiasaan mengisap jempol ini berlanjut hingga melewati usia 3 atau 4 tahun, gigi permanen anak tumbuh tidak normal pada sudut yang salah maka menjadi gigi kelinci. Jika anak Anda mempunyai kebiasaan mengisap jempol, sebaiknya berkonsultasilah dengan ortodontis anak untuk memperoleh bimbingan dan perawatan yang tepat pada tahap awal.

Penggunaan Empeng Secara Berlebihan

Bukan hanya kebiasaan mengisap jempol saja yang dapat menyebabkan gigi kelinci, penggunaan empeng juga berdampak serupa. Penelitian menunjukkan, resiko terjadinya maloklusi (posisi gigi dan rahang tidak normal) bisa lebih tinggi jika anak menggunakan empeng berlebihan.

Hal ini karena empeng bisa memberikan tekanan berlebih pada gigi atas dan menyebabkan gigi tumbuh ke luar. Oleh karena itu, anak-anak yang berusia dua tahun sebaiknya berhenti menggunakan empeng sehingga resiko gigi kelinci bisa dihindari.

Menjulurkan Lidah Terlalu Sering

Kebiasaan lain yang dapat menyebabkan gigi kelinci dan biasa dimulai dari masa kanak-kanak ialah saat menjulurkan lidah terlalu sering. Walaupun sering kali terjadi pada anak-anak, namun kebiasaan ini bisa saja berlanjut hingga dewasa karena berbagai alasan, seperti amandel yang membengkak, kebiasaan mengunyah, dan menelan yang buruk.

Stres juga dapat menjadi alasan menjulurkan lidah saat tidur. Munculnya gigi kelinci karena kebiasaan ini terjadi saat lidah menekan terlalu jauh ke depan di dalam mulut. Jika lidah menekan gigi untuk waktu yang singkat, hal itu mungkin tidak akan mempengaruhi posisi gigi. Tapi, jika lidah terus didorong ke arah gigi, bisa menyebabkan gigitan terbuka atau gigi menonjol.

Namun perlu diketahui bahwa tidak semua orang mengganggap gigi kelinci sebagai sesuatu yang buruk. Sebagian orang malah ingin mempunyai gigi ini karena tren kecantikan gigi kelinci yang kini tengah populer, terutama di negara Jepang.

Jika Anda salah satunya, maka bisa melakukan veneer gigi untuk memperoleh gigi kelinci secara instan. Veneer gigi adalah perawatan kecantikan gigi yang salah satu manfaatnya bisa memuat gigi yang berukuran kecil menjadi lebih besar.

Sebelum veneer dipasangkan ke gigi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu untuk memeriksa kondisi gigi sekaligus memastikan apakah perawatan ini cocok atau tidak. Dan Anda bisa melakukan perawatan ini di klinik gigi terpercaya seperti Klinik Gigi PUTIH Dental.

Di Klinik Gigi PUTIH Dental Anda bisa mendapatkan berbagai layanan salah satunya veneer gigi. Untuk lokasinya, Anda bisa mengunjungi Dental Klinik Gigi Pantai Indah Kapuk dan Dental Klinik Gigi Puri Kembangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *