Jakarta – PT RMK Energy Tbk (RMKE) menyerahkan bantuan mesin traktor kemudian peralatan pertanian lain kepada warga di area dalam Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, sebagai upaya menyokong perekonomian mandiri.
“Tentunya ini akan dilaksanakan secara konsisten, sehingga dapat memberikan manfaat langsung juga berkelanjutan kepada rakyat sekitar. Sehingga, ke depan warga dapat lebih tinggi banyak mandiri secara ekonomi,” ujar Direktur Operasional RMKE William Saputra dalam keterangan dalam Jakarta, Kamis.
William menjelaskan, bantuan alat pertanian merupakan permulaan, setelahnya perseroan akan melakukan pendampingan berkesinambungan, sehingga akan ada kemungkinan introduksi teknologi baru lain yang mana mana sanggup diterapkan pada budidaya padi sawah.
“Perseroan akan bekerja serupa dengan Dinas Pertanian dan juga juga Ketahanan Pangan Kota Palembang melalui UPTD Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gandus, agar saling mengupayakan dalam program yang mana digunakan sedang dijalankan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat,” ujar William.
Dalam program ini, perseroan memberdayakan warga sesuai dengan prospek desa, dengan luas lahan sawah sebesar 178,5 Ha juga jumlah agregat keseluruhan petani sekitar 80 orang, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen per tahun dari 5,3 ton per Ha menjadi minimal 6 ton per Ha.
Dalam kesempatan sama, Ketua lalu Pembina Ikatan Solidaritas Warga Gandus (Iksowdus) Robbi Habiburahman menyampaikan bahwa selain padi sawah, komoditas lain yang tersebut yang diusahakan rakyat yaitu tanaman cabai, terong, juga juga sayuran lain.
“Namun, kondisi penyetoran sayuran yang mana terbatas jumlahnya, memanfaatkan tersedianya air hujan. Dengan adanya dukungan dari pelaku perniagaan dalam hal ini RMKE, prospek pengembangan komoditas pertanian dapat dioptimalkan dengan baik,” ujar Robbi.
RMK Energy bergerak pada bidang pelayanan jasa logistik batu bara serta trading batu bara, yang digunakan hal tersebut meliputi bongkar muat dalam stasiun Kereta Api (KA), pengangkutan ke pelabuhan, serta pemuatan ke tongkang kemudian usaha perdagangan batu bara.







Tinggalkan Balasan